Hasil Kerajinan Tangan Magdalena Jadi Perhatian Pengunjung

0
8
foto :Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Joko Supratikto saat membeli topi bulu burung kaswari hasil kerajinan tangan mama Mahdalena (NIA/Binpa)
foto :Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Joko Supratikto saat membeli topi bulu burung kaswari hasil kerajinan tangan mama Mahdalena (NIA/Binpa)

JAYAPURA  –  Kerajinan tangan rajutan mama Papua menjadi salah satu objek menarik yang di tampilkan saat kegiatan bulan inklusi keuangan di Bank Papua, Jumat (14/10).

Salah satu pengerajin tangan di Papua Mahdalena Marina Warsai mengatakan, semua kerajinan tangan yang dipajang dan siap jual ini hasil kerajinan tangannya sendiri.

Barang yang dijual seperti, Gelang, gantungan kunci dari buah pinang, dijual Rp50 ribu, sedangkan topi bulu burung kaswari dari daerah  Lere dijulal Rp 300 ribu , topi bulu ayam dari Biak Rp 200 ribu ,  anting, dompet dari kulit kayu Maroh asli papua  Rp 100 ribu, kalung dari cakang kerang Rp 65 ribu.

“Saya sangat senang hari ini, karena pembeli pertama saya Bapak Joko selaku kepala perwakilan BI, beliau membeli topi bulu burung kaswari tanpa tawar menawar,” katanya kepada Bintang Papua Jumat (14/10).

Mama Mahdalena juga menjual berbagai macam keong yang sangat antik, bisa dijadikan pot bunga, hiasan rumah, asbak, dan koleksi berbagai macam keong, mengenai harga ia menjual sesuai ukuran keong tersebut, mulai dari Rp50 ribu  sampai 200 ribu.

Semua dirangkai seindah mungkin, waktu yang dibutuhkan mama Mahdalena kurang lebih satu sampai dua minggu, katanya harus membutuhkan kesabaran agar hasilnya benar-benar bagus dan layak untuk dijual.

Mama Mahdalena yang berdomisili di Polimak ini, hari-hari berjualan dirumah, pelanggannyapun sudah lumayan banyak, “ hampir setiap minggu ada saja barang yang dipesan, baik itu kalung, gelang dan dompet, selama saya berjualan belum pernah ada pelanggan yang kecewa dengan hasil kerajinan tangan saya,” paparnya (nia/tis)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*