Gubernur Papua-Ditjen Otda Akan Bahas Pilkada Dogiay

0
36
Foto// Gubernur Papua, Lukas EnembeFoto// Gubernur Papua, Lukas Enembe
Foto// Gubernur Papua, Lukas Enembe

JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan kasus pemblokiran dana Pilkada Kabupaten Dogiay yang dilakukan pejabat bupati akan dibahas dengan pejabat Ditjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri yang akan berkunjung ke Jayapura pada Jumat (14/10).

“Kami akan berkonsultasi tentang langkah yang akan diambil terkait pemblokiran dana sehingga tahapan pilkada dapat berlangsung,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe .
Ia mengatakan seharusnya Bupati Dogiay legowo dan tidak perlu mengancam bahkan memblokir dana karena tindakan itu sudah melanggar hukum.

“Kemungkinan besar masalah tersebut akan diambil alih Pemprov Ppaua sehingga tahapan pilkada tetap berjalan sesuai jadwal,” kata Gubernur Enembe.

Sementara itu Ketua KPU Dogiay Matias Buttu secara terpisah mengakui hingga saat ini dana tahap kedua belum bisa dicairkan.

KPU Dogiay sendiri masih memiliki dana sebesar Rp28,8 miliar dari dana yang diusulkan seluruhnya Rp56 miliar.

Dana tahap pertama sebesar Rp28 miliar sudah dicairkan dan kini tersisa sekitar Rp10 miliar, kata Buttu seraya menambahkan dana KPU yang belum dicairkan sekitar Rp28,8 miliar.

“Mudah-mudahan dana segera dicairkan sehingga proses tahapan pilkada tidak mengalami hambatan,” kata Matias Buttu.

Menurutnya, pemblokiran dana pilkada dilakukan Bupati Dogiay setelah dinyatakan tidak lolos verifikasi dukungan partai.

“Partai pendukung yang mengusung Bupati Herman AW kurang setelah dukungan PKPI yang dipakainya dinyatakan tidak sah,” kata Ketua KPU Dogiay Matias Buttu.(ant/tis)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*