Gubernur Minta Benyamin Arisoy Tunda Pencalonannya di Pilkada Yapen

0
374

Pemprov Masih Butuhkan Tenaga dan Pikirannya

FOTO: Lukas Enembe
FOTO: Lukas Enembe

JAYAPURA—Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH minta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Benyamin Arisoy, SE, MSi untuk menunda keinginannya maju sebagai bakal calon Bupati Kepulauan Yapen periode 2017 – 2022 pada Pilkada Serentak Jilid II tanggal 15 Pebruari 2017 mendatang.

“Pemprov belum memberi ijin kepada Benyamin Arisoy untuk maju sebagai bakal calon Bupati Kepulauan Yapen.,” kata Gubernur saat dimintai tanggapannya disela kegiatan Dialog Investasi dan Temu Usaha Sektor Terpadu Se-Provinsi Papua Tahun 2016 mengusung Tema Wujudkan 2016 Sebagai Tahun Investasi Papua di Hotel Aston, Jayapura, Selasa (11/10).
“Jika dia calonkan diri. Semoga KPU gugurkan saja biar dia terus bersama kami di Pemprov,” ujarnya.

Gubernur mengaku, pihaknya tetap mempertahankan Benyamin Arisoy, karena dia adalah Putra Papua yang cukup sukses dalam pengelolaan keuangan daerah. Pasalnya, Arisoy dianggap berhasil membawa Pemprov Papua keluar dari predikat disclaimer. Tapi dibawah Arisoy, justru Papua meraih predikat WDP. Tahun berikutnya mendapat predikat WTP dengan paragraf pengganti. Akhirnya di tahun 2016 Pemprov Papua mendapat predikat WTP Murni.

Gubernur bahkan memuji Arisoy sebagai anak asli Papua cerdas, teliti, tekun dan irit bicara.

Sebagaimana diwartakan pasangan Benyamin Arisoy,SE,M.Si dan Drs. Nathan Bonay,M.Si sebagai pasangan bakal calon Bupati dan Wabup Kepulauan Yapen periode 2017-2022 pada Pilkada Serentak Jilid II tanggal 15 Pebruari 2017 mendatang. (mdc/tis)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*