Dubes Vatican Terkesan Sekolah Solus Populi Timika

0
3

TIMIKA – Duta Besar Vatican untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi mengaku terkesan dengan nama lembaga pendidikan ‘Sekolah dan Asrama Seminari Solus Populi milik Keuskupan Timika yang berada di kawasan Kampung Karang Senang SP3, Distrik Kuala Kencana, Timika.

“Saya sungguh terkesan dengan nama pusat pendidikan ini yaitu Solus Populi yang artinya keselamatan bagi semua orang,” kata Dubes Vatican saat mengunjungi sekolah itu pada Kamis pagi.

Dubes Vatican yang didampingi Uskup Keuskupan Timika Mgr John Philip Saklil Pr mengaku senang dapat bertemu dengan ratusan anak-anak sekolah dari wilayah pesisir dan pedalaman Papua yang menimba pengetahuan di tempat itu.

Ia berharap lembaga pendidikan Sekolah dan Asrama Solus Populi Timika itu nantinya menghasilkan banyak generasi muda Papua yang cemerlang yang dapat membawa keselamatan bagi banyak orang di Papua.

Dubes Vatican juga meminta anak-anak Papua yang bersekolah di lembaga pendidikan tersebut agar mendengarkan suara Tuhan untuk setiap bentuk dan macam panggilan hidup mereka.

Rektor Sekolah dan Asrama Seminari Solus Populi Timika Pastor Gunawan SCJ mengatakan seluruh siswa maupun para guru dan pembina di lembaga tersebut sangat bergembira menerima kunjungan Dubes Vatican Mgr Antonio Guido Filipazzi.

“Yang datang menemui kami bukan sekedar tamu biasa-biasa saja, tapi merupakan tamu istimewah yang tentunya membawa berkat khusus dari Bapak Suci (Sri Paus di Roma). Semoga kunjungan beliau membawa berkat bagi orang Papua,” harap Pastor Gunawan.

Kepala Sekolah SD YPPK Seminari St Yohanes Pembaptis Timika Suster Maria Bernarda PRR mengatakan kunjungan Dubes Vatican membawa kegembiraan untuk perkembangan iman umat orang Papua terutama anak-anak sekolah asli Papua.

“Kami sangat terharu dengan kehadiran Duta Vatican. Ini kerinduan anak-anak Papua yang bersekolah di tempat ini. Semoga kunjungan beliau membawa rahmat khusus untuk anak-anak Papua agar mereka semakin tekun belajar untuk menunjang kehidupan mereka kelak,” kata Suster Bernarda.

Sekolah dan Asrama Seminari Solus Populi Timika tersebut kini menampung dan mendidik 366 anak-anak asli Papua dari Suku Amungme, Kamoro, Moni dan Mee.

Sekolah yang dibangun atas kerja sama Keuskupan Timika dengan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) itu sejak awal memang dipersiapkan secara khusus untuk mendidik generasi muda Papua yang berkualitas.

“Lembaga pendidikan ini memang merupakan wujud nyata program Bapak Uskup Timika untuk mendidik generasi muda Papua. Dalam tiga tahun berdirinya sekolah ini, sudah mulai ada peningkatan kesadaran siswa maupun orang tua soal pentingnya pendidikan untuk masa depan mereka,” tutur Suster Bernarda.

Selama kunjungan tiga hari di Keuskupan Timika, Dubes Vatican Mgr Antonio Guido Filipazzi berkesempatan mengunjungi Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, sebuah lembaga kesehatan yang dibangun oleh LPMAK dan dikelola oleh Yayasan Caritas Timika dibawah naungan Keuskupan Timika.

Dubes Vatican juga ikut menghadiri acara peringatan enam tahun konsekrasi Gereja Katedral Tiga Raja Timika sekaligus bertindak sebagai uskup pentahbis bagi empat orang diakon atau calon imam projo Keuskupan Timika, Rabu (12/10).

Setelah menyelesaikan kunjungan pastoralnya di Keuskupan Timika, Dubes Vatican kembali ke Jakarta pada Kamis siang.(ant/tis)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*