Dispenda Akui Parkir Liar Jadi Kendala Penarikan Retribusi 

0
4

SENTANI – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Jayapura mengaku, pungutan parkir liar di sebagaian besar titik wilayah Kabupaten Jayapura, menjadi kendala utama dalam pemasukan PAD Sektor Parkir.

“Setiap tahun Parkir liar ini selalu menjadi masalah utama dalam penarikan retribusi di lapangan,” kata Kepada Dispenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H Tegay,S.Sos,MM

Ia meyakini, masalah parkir dilapangan sangat beragam mulai dari petugas parkir liar dan petugas kita yang sudah ambil uang tetapi tidak memberikan karcis.

Selain itu, ujar Thepopilus, adapun kendaraan yang tidak mau membayar parkir, dan sebenarnya untuk Dispenda Kabupaten Jayapura, masalah ini sudah sering dihadapi.

“Saya sebagai Kepala Dispenda selalu lakukan upaya-upaya pendapingan untuk dilapangan bagaimana kita mendampingi para juru parkir kita serta lakukan sidak untuk juru parkir liar,” paparnya.

Ditegaskan, kalau mendapati petugas parkir liar maka pihaknya langsung akan menegur dengan cata-cara yang bijak yang sesuai dengan aturan hukum yang ada.

“Juru parkir kita sudah kita lengkapi dengan fasilitas kerja bahkan kita buat SKNya. Untuk parkir ini, jangakan kita di Kabupaten, di Kota saja selalu menjadi masalah,” bebernya.

Ia berharap, kepada masyarakat pemilik kendaraan, pada saat membayar pakir, wajib hukumnya untuk meminta karcis dan ini satu bagian dalam membantu Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Kalau sudah kasih uang tetapi tidak minta karcis itu repot, karena susah kita meminta pertanggung jawaban pungutan parkir dari petugas kita,” katanya.

Theopilus menyampaikan, hampir setiap tahun, pihaknya biasa mengumpulkan juru parkir resmi untuk memberikan mereka sosialisasi yang baik mengenai retribusi parkir.(yft/tis)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*