Dinilai Tak Netral, Penjabat Bupati Dogiay Minta Diganti

0
12
Foto : Thomas Sondegau S.Sos (Loy/Binpa)
Foto : Thomas Sondegau S.Sos (Loy/Binpa)

JAYAPURA – Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintah Negara Kesatuan RI (LP3 NKRI) Provinsi Papua mendesak Gubernur Papua agar segera mengganti penjabat Bupati Dogiyai, Herman Auwe.

Pasalnya, LP3 NKRI Provinsi Papua menilai penjabat Bupati Dogiyai tidak netral. Apalagi yang bersangkutan telah mencalonkan diri sebagai calon Bupati Dogiyai.

“Dia (Herman Auwe) harus segera diganti karena sudah dianggap tidak netral, apalagi kini telah mencalon diri sebagai calon Bupati di Dogiay,” kata Ketua LP3 NKRI Provinsi Papua, Thomas Sondegau di Jayapura, Selasa (11/10/2016).

Tidak hanya itu, kata Thomas, Herman Auwe mengancam tidak akan mencairkan anggaran dana untuk KPUD Dogiyai yang digunakan untuk pelaksanaan Pilkada di daerahnya, setelah dinyatakan tak lolos verifikasi bakal calon beberapa waktu lalu.

Bahkan, poltisi Partai Demokrat ini mendapat laporan bahwa dana untuk Panwaslu dan pengamanan Pilkada Kabupaten Dogiyai juga belum cair.

“Ini kan membuat proses roda pemerintahan tidak berjalan secara efektif dan dampaknya kepada masyarakat, apalagi saat ini memblockir dana KPU untuk Pilkada. Kalau itu terjadi maka yang bersangkutan sudah tidak netral,” katanya.

Untuk itu, Thomas mendesak aparat penegak hukum untuk turun melakukan pengecekan terhadap hal itu, sehingga pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 dapat berjalan dengan baik. “Jangan sampai, karena ada satu dua kepentingan, sehingga Pilkada di Dogiyai terancam tidak bisa terlaksana,” pungkasnya. (Loy/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*