Cagub Papua Barat Jalani Uji Keaslian Papua

0
20

Manokwari- Tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat menjalani uji keaslian mereka sebagai orang Papua.

Uji keaslian Papua ini dilaksanakan oleh Majelis Rakyat Papua (MRP) selaku lembaga kultur di daerah tersebut.

Ketua MRP Papua Barat Vitalis Yumte di Manokwari, Senin, mengatakan pihaknya telah menuntaskan verifikasi faktual atas keaslian Papua bagi para bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017.

Meskipun demikian, katanya, pihaknya belum bisa menyimpulkan hasil verifikasi tersebut, sebab masih ada beberapa berkas yang harus dilengkapi baik oleh para bakal calon maupun MRP.

Dia menjelaskan, Panitia Khusus atau Pansus MRP melaksanakan verifikasi faktual sejak 29 September hingga 1 Oktober 2016. Verifikasi dilakukan untuk menelusuri silsilah orang tua dan beberapa hal menyangkut syarat keaslian Papua.

Berkas yang harus segera dilengkapi para bakal calon antara lain terkait berkas administrasi khusus maupun terkait verifikasi faktual. Berkas yang kurang tersebut seperti Kartu Keluarga, blangko silsilah keluarga, serta pengesahan pengakuan dari masyarakat adat bagi bakal calon yang bersangkutan.

“Kami ingin, hasil verifikasi yang kami lakukan didukung oleh data yang kuat sehingga bisa melahirkan keputusan yang benar serta tidak menimbulkan protes dari masing-masing pihak,” ujarnya.

Dia mengutarakan, verifikasi yang dilaksanakan MRP mengacu pada peraturan MRPB nomor 3/2016 tentang pemberian pertimbangan dan persetujuan terhadap pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur Papua Barat.

Beranjak dari peraturan tersebut, MRP membentuk Pansus untuk melakukan verifikasi terhadap dokumen administrasi khusus dan verifikasi sejarah keaslian para bakal calon.

Pada pelaksanaan Pilkada ini, Provinsi Papua Barat memperoleh kebijakan khusus layaknya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Aceh dan Provinsi Papua. Salah satu kekhususan yang diberikan, bahwa calon gubernur dan wakil gubernur di daerah ini harus orang asli Papua.

Pada verifikasi faktual ini MRP membentuk Pansus yang dibagi dalam lima kelompok yang diterjunkan ke lima wilayah adat dari tiga pasangan, yakni Dominggus Mandacan-Mohammad Lakotani, Stepanus Malak-Ali Hindom serta pasangan Irene Manibuy-Abdullah Manaray.

Tim satu melakukan verifikasi faktual di Kampung Magar Distrik Morait Kabupaten Sorong Selatan untuk menelusuri keaslian sejarah dan silsilah garis keturunan dari Stepanus Malak. Tim dua menyambangi Kampung Mandopi Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari untuk menelusuri keaslian sejarah dan silsilah garis keturunan Dominggus Mandacan.

Tim tiga menyambangi Kampung Yakati Distrik Kuri Wamesa Kabupaten Teluk Bintuni untuk menelusuri keaslian sejarah dan silsilah garis keturunan Irene Manibuy. Tim empat menyambangi wilayah adat Fakfak untuk menelusuri keaslian sejarah dan silsilah keturunan Balon Wagub Ali Hindom, sekaligus menelusuri keaslian sejarah dan silsilah keaslian Abdullah Manaray di Kampung Timar Distrik Teluk Patipi Kabupaten Fakfak.

Sementara tim lima menyambangi wilayah adat suku Mairasi Distrik Namatota Kabupaten Kaimana untuk menelusuri keaslian sejarah dan silsilah keturunan Balon Mohammad Lakotani.(ant/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*