Bupati Puncak Jaya Bersama KPU, Panwas dan Polres Teken NPHD

0
69

 

Caption Foto 1 : Bupati Puncak Jaya bersama Ketua KPUD, Ketua Panwaslu dan Kapolres saat bersalaman usai penandatangan NPH di kantor Bupati Puncak Jaya, Rabu (14/9/2016). (Humas/Binpa)   Inser : Bupati Puncak Jaya Drs. Henock Ibo didampingi Kapolres ketika menandatangani NPHD di Kantor Bupati Puncak Jaya. (Humas/Binpa) 
Caption Foto 1 : Bupati Puncak Jaya bersama Ketua KPUD, Ketua Panwaslu dan Kapolres saat bersalaman usai penandatangan NPH di kantor Bupati Puncak Jaya, Rabu (14/9/2016). (Humas/Binpa) 
Inser : Bupati Puncak Jaya Drs. Henock Ibo didampingi Kapolres ketika menandatangani NPHD di Kantor Bupati Puncak Jaya. (Humas/Binpa)

MULIA – Bupati Puncak Jaya, Drs. Henock Ibo bersama KPU Puncak Jaya, Panwaslu dan Polres Puncak Jaya secara bersama-sama menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Kantor Bupati Puncak Jaya,  Rabu (14/9/2016) siang.

Penandatanganan tersebut sebagaimana tindaklanjuti hasil pertemuan Gubernur Papua bersama FORKOPIMDA Papua dengan Muspida, KPU dan Panwas dari 11 Kab/Kota dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilukada di setiap kabupaten yang ikut dalam pesta democrat Pilkada serentak 2017 mendatang.

Penandatangan tanganan itu berlangsung di ruang kerja Bupati Puncak Jaya yang dihadiri langsung oleh Bupati Puncak Jaya Drs. Henok Ibo, Ketua KPU Puncak Jaya Jennifer Darling Tabuni, Ketua Panwaslu Denyo Wonda, SE, Kapolres Puncak Jaya AKBP Hotman Hutabarat.

Hadir dalam penandatangan tersebut  yakni, Sekretariat Daerah Drs. Hendrik Bilangla’bi, Kabag Umum Sekreatariat Daerah Yusuf Talebong, S.Sos, Staf Ahli Pemerintahan Hukum & Politik Matius Kiwo, SE.MA, Anggota KPU dan Anggota Polres Puncak Jaya, Perwakilan dari Dinas Keuangan Kabupaten Puncak Jaya.

“Penandatanganan NPHD bersama KPU, Panwaslu dan Kapolres Puncak Jaya ini bertujuan untuk menyukseskan penyelenggaraan pemilukada di Kabupaten Puncak Jaya,” kata Bupati Puncak Jaya usai penandatanganan.

Ia mengatakan, seharusnya penandatanganan NPHD untuk Panwas telah berlangsung tahun lalu dengan dana dari APBD Induk. Bahkan pemerintah daerah telah menyediakan 3 milyar, namun uang tersebut tidak diketahui  kemanakan.  “Tidak tau alasannya apa. Tidak bias digunakan padahal dalam APBD Induk  dana untuk Panwaslu sudah ada bersama KPU,” katanya.

Kendati demikian, setelah Pantiia Pengawasan Pemilukada di kabupaten Puncak Jaya baru dilantik, maka Pemerintah baru melakukan penyunanan RAB bersama-sama dengan Polres. Oleh karena itu, sesuai RAB yang ada maka akan dilakukan penandatanganan supaya tidak terjadi tarik menarik,

“Jadi dengan adanya penandatanganan NPHD ini, maka kewajiban pemerintah daerah ke lembaga KPU, Panwas dan keamanan sudah selesai dilakukan. Meski, sedikit dana maka diharapkan agar terus bekerja dengan serius. Kita tetap  serahkan kepada Tuhan agar dana bias ditambahkan untuk membantu proses penyelenggara pemilukada di kabupaten Puncak Jaya,” harap Bupati Henock Ibo.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jennifer Darling Tabuni, mengatakan, KPU sudah mulai menyampaikan pengumuman pendaftaran.  Bahkan pendaftaran akan dimulai tanggal 20 hingga tanggal 23 September nanti.

“Untuk pendaftaran bagi pasangan calon, pihaknya telh membentuk penyelenggara tingkat bawah PPID dan PPS. Hanya kini masih proses pembentukan sekretaris PPID. Sedangkan untuk secretariat akan memberatkan kepada pemerintah daerah untuk sekretariat,” paparnya.

Hanya saja, lanjut Jennifer,  KPU mengalami kendala dalam tes kesehatan. Sebab tes bebas narkoba harus ada surat rekomendasi dari BNN, tes kejiwaan harus memiliki surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia.  “Jadi, kami ada berkomunikasi dengan KPU Provinsi supaya bisa memfasilitasi kami untuk tes kesehatan pasangan calon,” ujarnya.

Kedepan,  tambah Jennifer, KPU selaku penyelanggara pemilukada di kabupaten Puncak Jaya  bakal melaksanakan sosialisasi pendaftaran pasangan calon. “Rencananya akan dilaksanakan tanggal 15. Namun ada beberapa pimpinan partai politik posisinya tidak ada di mulia maka kegiatan itu akan kami undur dan dilakukan setelah selurunya dinyatakan lengkap berada di kabupaten”  papar dia.

Ditempat yang sama, Kapolres Puncak Jaya AKBP Hotman Hutabarat, menyampaikan terimakasih atas kepercayaannya Pemerintah daerah dalam mengamankan pemilukada, khususnya dalam menggandeng KPUD selaku penyelenggara pemilukada.

Bahkan dalam segi pengamanan, pihaknya bakal menempatkan beberapa anggota polisi di kantor KPU Puncak Jaya Ia juga mengatakan dalam rangka mendampingi KPU kabupaten Puncak Jaya yang sudah ditempatkan.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kabupaten Puncak Jaya,  Denyo Wonda mengharapkan agar proses pilkada serentak di kabupaten Puncak Jaya pada tahun 2017 mendatang bisa berlangsung sukses. “Tentu kami bergandengan tangan antara pemerintah daerah, KPU, dan pihak keamanan agar pilkada dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang kaami harapkan” pungkasnya. (Loy/don)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*