Aparat Siap Amankan Pilkada di Tolikara

0
83

Kapolres : Minta  Panwas dan KPU Tingkatkan  Kerja  Sama

foto:Tampak Anggota Polres Tolikara Melakukan simulasi (Ecius/Binpa)
foto:Tampak Anggota Polres Tolikara Melakukan simulasi (Ecius/Binpa)

JAYAPURA – Polres Tolikara melakukan gelar pasukan di halaman kantor Polres Tolikara Sabtu (15/10) kemarin. Gelar pasukan dengan sandi  operasi mantanp praja ini untuk mengecek kesiapan pasaukan serta sarana dan prasarana untuk pilkada 2017.  Operasi mantap praja diikuti Anggota TNI,Polri,Satpol PP,tokoh agama,tokoh gereja,tokoh adat, dan Pengurus LMA.

Kapolres Tolikara, AKBP Musa Korowa  menyatakan apel gelar pasukan untuk dalam rangka  kesiapan anggota personil dan  mengecek perlengkapan sarana dan prasarana pada pilkadaTahun 2017.

Dikatakan,  Tolikara masuk daerah daerah rawan konflik  sehingga panwas dan KPU diminta harus tingkatkan kerja sama guna   menciptakan kamtibmas yang aman, agar Pilkada tahun 2017 tidak terjadi  konflik sosial, aksi kebakaran kantor KPUD, isu sarah, poltik uang dan distrikminasi terhadap penyelengara pemilu.

Korowa meminta  proteksi kerawan yang perlu perhatian serius agar tidak berkembang terjadi gangguan nyata yang menghambat  tim penyelenggara dan berbagai potensi kerawanan dalam kesiapan sengketa maupun pelanggaran Pilkada . TNI dan Polri harus dikelola secara profesional terkait penangan tindak pindana,guna terjaminnya stabilitas kantimbmas.

Lanjut Musa  KPU, PANWAS, TNI, Polri, Pemda, para calon dan partai politik, LSM  permerhati demokrasi,  masyarakat adat, agama dan pemuda tingkatkan  kewaspadaan terhadap  terorisme  yang memanfaatkan pilkada di  wilayah  rawan.

Sementara itu, Wakil Ketua I LMA Ipenteri Pagawak menyatakan, KPU harus memberikan hak demokrasi yang luas agar tidak terjadi konflik,  bila KPU menverifikasi satu calon atau dua bisa terjadi konflik karena pengalaman tahun lalu itu ferifikasi dua calon kandidat sehingga wajar terjadi .

Lebih lanjut Pagawak pilkada tahun ini harus memberikan peluang kepada tiga kandidat yang ada agar hak demokrasi itu bisa berjalan aman,karena secara adat pilkada ini banyak rakyat yang korban,oleh karena itu kami minta  anggota Brimob harus perlu ditambahkan.

Puluhan anggota TNI.Polri dan Satpol PP melakukan pawai keliling Kota Karubaga dan dilanjutkan dengan simulasi di halam  kantor (ek/don)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*