5 Jenis Pajak Dibagi Antara Provinsi dan Kabupaten

0
48

SENTANI – Kepala Bidang Retribusi pada Dispenda Provinsi PapuaMuhammad Bauw mengatakan, pemerintah terus melakukan sinergitas antara pungutan pajak yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten,Kota dan Provinsi.

Sinergi pungutan pajak tersebut, terkait lima jenis pajak yang hasilnya dibagi untuk Kabuten, Kota dan Provinsi, sebagaimana potensi yang tersedia di masing-masing wilayah pemerintahan.

Adapun 5 jenis pajak tersebut, yakni pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, bahan bakar kendaraan bermotor, air permukaan dan rokok.

“Besaran pembagian bagi hasilnya sudah ada sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Untuk kendaraan bermotor, sebut Bauw, pungutannya sebesar 30 persen, BBM sebesar 30 persen dan lain-lainnya juga seperti itu.

“Didalam UU nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah, dan Perda nomor 4 tahun 2011 juga sudah diatur tentang besaran,” bebernya.

Kata Bauw, turunnya itu mengacu pada UU nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah yang digunakan dalam menjalankan proses pungutan dan pembagian hasil pajak.

“Saya melihat potensi pungutan pajak untuk Kabupaten Jayapura cukup besar dan pembagian hasilnya untuk tahun 2015 itu sebesar Rp 18 miliar,” sebutnya.

Bauw mengatakan, dari jumlah kendaraan yang ada di Kabupaten Jayapura sebanyak 80 ribu dan semuanya bisa tertagih maka bagi hasilnya akan besar untuk Kabupaten Jayapura.

“Semakin besar jumlah kendaraan dan mayarakat sadar dan membayar pajak maka pendapatan pembagian hasilnya akan semakin besar PAD yang diperolah Kabupaten Jayapura,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil dari pungutan pajak, akan kembali digunakan untuk membangun jalan, jembatan serta penyedia layanan publik dalam pembangunan infrastruktur disetiap daerah.

“10 persen dari pajak-pajak itu akan digunakan untuk membangun fasilitas jalan yang rusak maupun pembangunan infrastruktur lainnya digunakan dari dana tersebut,” paparnya.(yft/tis)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*